Bahaya! Ini Risiko Naik Motor Ngebut-ngebutan

Dalam kondisi normal saja menggunakan kendaraan motor di jalan raya sudah memberikan banyak risiko bagi para pengendaranya. Risiko ini bisa berbentuk tindak kejahatan, kecelakaan, tilang, ataupun begal yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan pengendara. Belum lagi jika mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, kemungkinan timbulnya risiko bisa menjadi semakin besar.

Bahaya risiko berkendara dengan kecepatan tinggi memang tidak dapat diprediksi, namun dampaknya bisa diminimalisir. Langkah awal untuk meminimalisir dampaknya bisa dilakukan dengan mengenal jenis risiko yang ada. Simak penjelasan berikut untuk mengenal risiko dari mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, ya!

1.      Terkena Tilang

Beberapa titik jalan sudah dipasangi rambu maksimal kecepatan yang digunakan untuk keamanan dan keselamatan bersama. Berkendara dengan kecepatan tinggi melebihi ketentuan atau ugal-ugalan di jalan umum merupakan sebuah pelanggaran hukum lalu lintas. Jika tidak diindahkan, ngebut di jalan berisiko terkena tilang oleh penegak hukum.

 2.      Resiko Mengalami Kecelakaan

Berkendara dengan kecepatan tinggi bisa meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan bisa disebabkan oleh kondisi motor yang tidak terkendali atau pengendara yang tidak memperhatikan situasi lalu lintas saat kendaraan melaju kencang. 

Sewaktu-waktu motor bisa kehilangan keseimbangan dan pengendara bisa tergelincir atau terjatuh, sehingga mengalami luka yang cukup parah. Selain dapat membahayakan keselamatan diri, ngebut juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, berkendara dengan kecepatan tinggi sangatlah tidak bijak.

3.      Mesin Cepat Panas

Motor yang biasa dikendarai dengan kecepatan tinggi akan lebih mudah mengalami overheating atau panas berlebih. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, beberapa komponen motor akan terganggu sehingga dapat menurunkan performa mesin motor. Agar kendaraan tetap awet, gunakanlah kendaraan dalam kecepatan normal dan sebaiknya istirahatkan kendaraan saat mesin mengalami panas berlebih.  

 4.      Merusak Kesehatan Indera Pendengaran

Tidak hanya mengganggu kinerja motor, tetapi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi juga berisiko merusak kesehatan indera pendengaran, lho! Risiko ini bisa timbul dari suara bising dari angin selama berkendara dengan cepat. Suara yang mengganggu bisa dirasakan ketika motor dipacu hingga 100 km/jam dan risiko kerusakan akan meningkat apabila kecepatan melebihi 140 km/jam.

Sekian penjelasan mengenai risiko berkendara dengan kecepatan tinggi. Daripada mengorbankan keselamatan diri dan orang lain, lebih baik mengorbankan waktu lebih banyak untuk perjalanan agar tidak perlu ngebut-ngebutan di jalan. Selamat berkendara dan jangan lupa untuk share artikel ini ke orang-orang tersayang, ya!

© 2021 Daya Auto - All Rights Reserved.