Ketika Brosis melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor, dan tiba-tiba mendapati kondisi rem kendaraan mulai tidak berfungsi optimal di tengah perjalanan, usahakan jangan panik tetap tenang. Kepanikan hanya akan memperburuk situasi.
Untuk itu, Brosis bisa lakukan langkah-langkah darurat berikut:
Pertama, kurangi kecepatan secara bertahap dengan menutup gas. Kedua, arahkan kendaraan ke tepi jalan yang aman, jauh dari arus lalu lintas. Ketiga, biarkan sistem rem mendingin dengan sendirinya—jangan pernah menyiram cakram rem yang panas dengan air karena dapat menyebabkan keretakan atau deformasi.
Setelah kendaraan berhenti di lokasi yang aman, lakukan pemeriksaan sederhana untuk mengidentifikasi sumber masalah:
Tekan tuas atau pedal rem sepenuhnya, lalu dorong kendaraan beberapa kali ke depan. Rasakan apakah daya cengkeram rem terasa pakem. Jika handle atau pedal terasa lemah atau masuk terlalu dalam saat ditekan, ada kemungkinan gangguan pada sistem hidrolik atau mekanis rem.
Buka reservoir minyak rem dan pastikan levelnya masih di atas batas minimum (LWR). Volume yang rendah bisa menandakan kebocoran atau kampas rem yang sudah aus.
Amati apakah ada tetesan atau genangan minyak rem di sekitar selang fleksibel, sambungan, atau kaliper. Kebocoran sekecil apa pun harus segera ditangani oleh mekanik profesional.
Lihat kondisi kampas rem depan dan belakang. Jika sudah menipis atau habis, kemampuan pengereman akan berkurang drastis.
Jika dari pemeriksaan di atas Anda menemukan kejanggalan seperti kebocoran, kampas habis, atau pedal yang tetap dalam, jangan tunda untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi. Segera kunjungi AHASS terdekat agar sistem rem Anda diperiksa dan diperbaiki oleh tenaga ahli.
AHASS, Servis yang Pasti dari yang Ahli.
Sumber : https://www.astra-honda.com/article/rem-terasa-tidak-pakem-jangan-khawatir-ini-langkah-tepatnya