Pernah merasa motor Honda kesayangan mulai kehilangan tenaga saat digunakan berkendara? Tarikan gas terasa lebih berat, respons mesin tidak sehalus biasanya, bahkan konsumsi bensin terasa semakin boros?
Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa masalah tersebut berasal dari komponen mesin atau CVT. Ada satu bagian penting yang sering luput dari perhatian pemilik motor, yaitu filter udara.
Meski ukurannya tidak terlalu besar, filter udara memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara yang masuk ke ruang pembakaran. Jika kondisinya sudah kotor atau tersumbat, kinerja mesin bisa ikut terganggu.
Lantas, apa saja dampak yang bisa muncul jika filter udara tidak diganti secara berkala? Simak penjelasannya berikut ini!
1. Filter Udara Berperan Penting dalam Menjaga Performa Mesin
Untuk menghasilkan tenaga, mesin motor membutuhkan campuran udara dan bahan bakar dalam komposisi yang sesuai. Udara yang masuk melalui saluran intake harus melewati filter udara terlebih dahulu agar debu dan partikel kotoran tidak ikut masuk ke ruang pembakaran.
Pada beberapa model motor matic Honda, digunakan filter udara tipe viscous paper element. Jenis ini menggunakan material kertas khusus yang dilengkapi lapisan oli untuk membantu menangkap partikel debu.
Dengan kondisi filter udara yang bersih dan berfungsi optimal, pasokan udara menuju ruang pembakaran dapat terjaga. Hal ini membantu proses pembakaran berlangsung dengan baik sehingga performa mesin tetap optimal.
Karena itu, kondisi filter udara tidak boleh dianggap sepele. Komponen ini menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan ketika melakukan servis berkala.
2. Ini yang Terjadi Jika Filter Udara Terlalu Kotor
Filter udara yang terus digunakan tanpa penggantian dapat mengalami penumpukan debu dan kotoran. Jika sudah terlalu kotor, aliran udara menuju mesin menjadi terhambat.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi proses pembakaran dan menimbulkan beberapa masalah, di antaranya:
Tarikan motor terasa berat
Terhambatnya aliran udara dapat mengganggu proses pembakaran. Akibatnya, respons mesin bisa menurun dan motor terasa kurang bertenaga ketika digunakan berakselerasi.
Konsumsi bahan bakar menjadi kurang efisien
Ketika proses pembakaran tidak berlangsung secara optimal, efisiensi penggunaan bahan bakar dapat ikut terpengaruh. Inilah salah satu alasan mengapa filter udara perlu diperhatikan saat motor mulai terasa lebih boros.
Penumpukan kerak karbon
Pembakaran yang kurang sempurna dapat meningkatkan pembentukan endapan karbon pada bagian ruang bakar, termasuk kepala piston dan katup. Jika dibiarkan, endapan tersebut dapat memengaruhi kinerja mesin.
Risiko keausan komponen mesin
Filter udara yang sudah rusak atau robek tidak lagi mampu menyaring kotoran secara optimal. Debu yang masuk ke ruang mesin berpotensi menyebabkan gesekan dan keausan pada dinding silinder serta komponen lainnya.
Jika kerusakan sudah terjadi, biaya perbaikan yang dibutuhkan tentu bisa jauh lebih besar dibandingkan biaya penggantian filter udara secara rutin.
3. Jangan Asal Membersihkan, Kenali Cara Perawatan Filter Udara yang Tepat
Masih ada pengendara yang menganggap filter udara cukup dibersihkan menggunakan air, bensin, atau semprotan angin kompresor agar bisa digunakan kembali.
Padahal, cara perawatan filter udara harus disesuaikan dengan jenis materialnya.
Untuk filter udara tipe viscous paper element, pembersihan menggunakan air maupun udara bertekanan tinggi tidak dianjurkan. Tindakan tersebut berisiko merusak struktur media penyaring dan mengurangi kemampuan filter dalam menangkap debu.
Oleh karena itu, penggantian dengan komponen baru menjadi langkah yang tepat ketika filter udara sudah mencapai batas pemakaian.
Sebagai gambaran, beberapa tipe motor Honda memiliki rekomendasi penggantian filter udara setiap 16.000 kilometer. Namun, jadwal penggantian tetap perlu mengikuti buku pedoman pemilik kendaraan karena dapat berbeda pada setiap tipe motor.
Selain memperhatikan jarak tempuh, kondisi lingkungan juga perlu menjadi pertimbangan. Motor yang sering digunakan melewati jalan berdebu mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih sering.
4. Gunakan Honda Genuine Parts untuk Menjaga Kualitas Perawatan
Ketika tiba waktunya mengganti filter udara, pastikan Brosis memilih komponen yang sesuai dengan spesifikasi motor.
Honda Genuine Parts (HGP) merupakan pilihan suku cadang orisinal yang dirancang sesuai kebutuhan dan spesifikasi kendaraan Honda.
Penggunaan komponen yang sesuai membantu menjaga fungsi penyaringan udara tetap optimal serta mendukung performa mesin dalam penggunaan sehari-hari.
Jangan menunggu sampai tarikan motor semakin berat atau muncul masalah pada mesin. Melakukan pemeriksaan dan penggantian filter udara sesuai jadwal merupakan langkah sederhana untuk menjaga kondisi motor tetap prima.
Perawatan Motor Lebih Praktis dengan Aplikasi Daya Auto!
Menjaga performa motor Honda tidak harus menunggu sampai muncul masalah. Dengan servis berkala, kondisi komponen penting seperti filter udara bisa diperiksa secara rutin oleh teknisi AHASS.
Brosis bisa mengunjungi jaringan bengkel resmi AHASS PT DAM terdekat untuk melakukan pemeriksaan maupun penggantian filter udara sesuai kebutuhan kendaraan.
Tidak sempat datang langsung untuk melakukan pendaftaran servis? Tenang, sekarang Brosis bisa memanfaatkan Aplikasi Daya Auto untuk melakukan booking servis dengan lebih praktis.
Melalui Aplikasi Daya Auto, Brosis juga bisa melihat riwayat servis kendaraan sehingga perawatan motor menjadi lebih mudah dipantau.
Yuk, jangan abaikan kondisi filter udara! Pastikan motor Honda Brosis selalu mendapatkan perawatan yang tepat agar perjalanan tetap nyaman dan performa mesin terjaga.